AJU, AITA & AMA....AMAKANIE...!!!

02 December 2008

Filep Karma Cs, Tak Diawasi Khusus

JAYAPURA-Filep Karma Cs, tapol yang sempat membuat heboh lantaran ulahnya mengibarkan Bintang Kejora di Lembaga Pemasyarakatan Abepura pada perayaan 1 Desember tahun sebelumnya, kemarin tidak mendapat pengawalan kusus.
Kalapas Abepura, Anthonius M.Ayorbaba SH, MSi mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait 1 Desember memang sempat dilakukan razia terhadap Napi, baik barang milik maupun barang yang dibawa oleh pengunjung. Tetapi setelah itu situasi kembali normal hingga sore hari kemarin."Situasi terakhir tidak ada yang menonjol dan semuanya kondusif," singkat Ayorbaba.
Dikatakan pada pagi hari 1 Desember, kembali dilakukan pengecekan oleh aparat Polresta Jayapura untuk memastikan bahwa situasi kamtibmas aman, namun tidak berlangsung lama karena anggota langsung digeser.
"Pagi memang ada aparat kepolisian yang ikut berjaga sekaligus memeriksa kembali, tetapi tidak ada temuan dan siangnya mereka sudah kembali dan kami yang bertugas mengamankan lokasi sekarang," terang Kalapas membeberkan.
Soal Filep Karma sendiri Kalapas menjelaskan bahwa tidak ada pemberlakuan khusus, semua diatur seperti hari biasa. Maksudnya setiap pagi pukul 06.00 WIT semua blok dibuka dan Napi boleh melakukan aktifitas di halaman dengan pengamanan tentunya selanjutnya siang hari pukul 13.00 WIT Napi kembali dimasukkan ke dalam blok lalu pukul 14.30 wit blok kembali dibuka hingga pukul 17.30 WIT semua Napi kembali dimasukkan kedalam tahanan hingga kembali pagi.
"Sejak pagi kami buka sesuai jadwal dan terserah mereka mau beraktifitas apa soalnya kami juga sediakan perbengkelan, lahan perkebunan, tempat ibadah maupun sarana olahraga," papar Ayorbaba.
Soal pengamanan internal sendiri, Kalapas menjelaskan bahwa ada 15 orang secara khusus yang diperbantukan tim pengamanan harian dengan maksud mengantisipasi timbulnya insiden atau sikap Napi yang dianggap berlebihan mensikapi 1 Desember ini.
"Pengamanan kami backup dengan lakukan konsinyer," pungkasnya.
Begitu pula pemberlakuan terhadap Narapidana 16 Maret dimana ada 4 orang yang mendapatkan asimilasi pendidikan."Memang ada 4 Napi yang memperoleh asimilasi pendidikan. Mereka berhak untuk tetap kuliah, tapi selama 1 Desember mereka kami masukkan dan tidak diperkenankan untuk keluar guna kepentingan keamanan dan melokalisir lokasi lapas agar tet5ap kondusif," papar Kalapas.
Sementara itu, terkait 1 Desembe kemarin, Wilayah Abepura yang selama ini kerap dijadikan konsentrasi massa untuk kegiatan berbau separatis kondisinya normal seperti biasa. Aktivitas perekonomian tetap berjalan normal. Sejumlah tempat perbelanjaan seperti Mall dan pertokoan tetap buka seperti biasa. Begitupun dengan aktivitas sekolah dan pelayanan angkutan umum (taksi) juga berjalan seperti biasa. Sepanjang pagi hingga sore kemarin arus lalu lintas tetap ramai seperti hari-hari biasa. Namun begitu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, 2 peleton anggota Dalmas Polresta dan Brimobda (60 anggota) disiagakan di Mako Polsekta Abepura lengkap dengan persenjataan.
Kapolsekta Abepura AKP Dominggus Rumaropen, S.Sos saat ditemui mengungkapkan, situasi Abepura sepanjang hari ini ( 1 Desember) tetap aman dan kondusif. Tidak ada satupun kegiatan atau konsentrasi massa yang menganggu terhadap kondisi Kamtibmas.
" Memang kegiatan 1 Desember dilaksanakan diwilayah Sentani. Tapi kami dari pihak kepolisian khususnya di wilayah Abepura tetap siaga dan waspada untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Kapolsekta Abepura kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Dikatakan, dalam rangka menjaga Kamtibmas pihaknya tadi pagi (kemarin) tetap melaksanakan kegiatan Razia dengan melibatkan seluruh fungsi kepolisian di depan Expo Waena. Sasaran dari razia ini adalah senjata tajam (Sajam), Miras dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Dari razia ini pihaknya mengamankan 10 kendaraan dan 2 botol Miras.
Dalam kesempatan ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menciptakan Kamtibmas di wilayah Abepura. Sebab, menjaga dan memelihara Kamtibmas itu bukan saja tanggungjawab pihak aparat tapi seluruh warga masyarakat. (ade/mud)

No comments: